Tim Sains SMAPGRIKA

Silahkan Share :

Wow keren ………itulah kalimat yang pantas diucapkan kepada tim Sains SMA PGRI 2 Kayen. Setelah berhasil meraih medali emas di ajang IYYIPO Georgia 2016 lalu, Tims Sains SMA PGRI 2 Kayen kembali lolos ke final ISPO ( Indonesian Sains Project Olympiad) di Jakarta yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 s.d 26 Februari 2017 mendatang.

Untuk tahun lalu, Tim Sains SMA PGRI 2 Kayen membuat terobosan dengan dengan kajian Karbon aktif kulit singkong dan Serat batang pisang sebagai Material alternatif untuk industri otomotif, kapal dan pesawat terbang, dan hasilnya Tim Sains SMA PGRI 2 Kayen yang diwakili Raffi Jaya Sutrisna dan Suprihatin berhasil mengharumkan nama Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Pati dengan meraih medali emas dalam ajang kejuaraan International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) di Georgia, Eropa Timur.

Tim ISPO SMA PGRI

Sedangkan di awal tahun 2017 ini, Tims Sains SMA PGRI 2 Kayen yang dibimbing oleh Bapak Moh. Rouf, S.Pd.,M.Si kembali menciptakan penemuan Project Sains yang akan diperlombakan di ajabg Indonesian Saint Project olympiad (ISPO) Jakarta yakni

1. Sabun Pasta Silika dari Abu Sekam Padi Sebagai Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

2. Bioantiseptik dari Limbah kulit kacang

Untuk projek yang pertama hasil penelitiannya adalah daya serap kotoran dan daya abrasif sabun pasta silika lebih baik dari pada “sabun sunlight”, hal ini dapat dilihat dengan hasil cucian piring yang lebih kesat untuk jumlah penggunaan berat sabun yang sama. Disamping itu pada proses pembilasan sabun pasta silika memerlukan pemakaian air lebih hemat dibandingkan dengan sabun sunlight. Daya abrasif sabun pasta silika juga lebih baik dari pada sabun sunlight hal ini bisa ditunjukkan dengan kemampuan membersihkan noda bekas api yang lebih luas.

Untuk project yang kedua hasil penelitiannya bahwa bioantiseptik dari limbah kulit kacang memiliki aktivitas anti bakteri E. Coli yang mampu membersihkan kuman dan bakteri layaknya sabun antiseptik yang dijual dipasaran

Menurut kepala sekolah sekolah SMA PGRI 2 Kayen H.Surata, S.Pd.M.Pd kedua projek sains tersebut dikerjakan dalam kurun waktu 1 tahun. Beliau berharap penemuan ini bisa menjadi alternatif pengembangan industri limbah bagi dunia industri di Indonesia

 

Leave a Comment